Awal 2017 tampaknya bukan awal yang baik bagi maskapai Lion Air. Hal ini disebabkan setidaknya dua rentetan insiden besar yang menyita perhatian masyakarat. Yang pertama adalah adanya sejumlah penumpang yang tertinggal di bandara dan satu lagi tentang kebocoran bahan bakar saat pengisian. Harga tiket murah Lion Air yang diminati masyarakat nampaknya tidak terus diikuti perbaikan pelayanan. Ya, beberapa tahun terakhir Lion Air ini memang dikenal memiliki pelayanan yang kurang maksimal terutama soal ketepatan waktu. Dengan ditambah dua insiden besar di tahun ini, kementrian perhubungan sudah memberikan peringatan keras untuk Lion Air.

Beberapa waktu yang lalu, pesawat Lion Air di Bandara Djuanda mengalami kebocoran tangka avtur. Saat melakukan pengisian, petugas menemukan adanya kebocoran padahal penumpang saat itu sudah mulai masuk ke pesawat. Langkah cepat untuk evakuasi penumpang dan penanganan tangka bocor tersebut memang sangat baik sehinga tidak ada peristiwa pesawat meledak. Namun, tetap saja berita ini begitu menggegerkan lantaran pesawat Lion Air ternyata sangat berbahaya. Orang orang akan berpikir bahwa harga tiket pesawat Lion Air dan promo Lion Air yang murah itu ternyata tidak menjamin keselamatan. Hal ini menambah lengkap pemberitaan negatif di awal 2017 setelah sebelumnya ada insiden 8 penumpang tertinggal di bandara Soekarno Hatta. Tertinggalnya penumpang ini menjadi berita besar lantaran beredarnya video para penumpang ngamuk yang diunggah di sosial media.

Mendengar berita seperti ini, pemerintah pun tidak tinggal diam. Dari pihak kementrian saat memberikan keterangan kepada media terkait kasus kasus Lion Air ini, ternyata pemerintah memberikan waktu 2 bulan. Kementrian perhubungan memberikan waktu evaluasi dan perbaikan disejumlah sektor hingga akhir Mei. Hal ini langsung disanggupi oleh pihak manajemen Lion Air. Ada beberapa permintaan evaluasi dan perbaikan. Salah satunya adalah pelayanan yang harus diperbaiki. Pihak Lion Air harus sudah mulai mengurangi keterlambatan penerbangan yang siginifikan mulai bulan April ini. Selain itu, kru dari penerbangan pun harus ditingkatkan menjadi satu banding 3,5 minimalnya. Jika hingga batas akhir Mei tidak ada perubahan, maka pemerintah akan memberikan sanksi sanksi tegas kepada Lion Air.